3 hari yang lalu saya mengunjungi panti asuhan cacat ganda Al Rifdah dg ibunda tercinta. Sungguh begitu terharu ketika kami dtg langsung ke tempat itu. Segala kekurangan-kekurangannya baik tempat dan isinya begitu membuat hati ini ingin menangis. Ya, ketika memasuki ruangan ade-ade cacat ganda ini, tiba-tiba badan ini langsung lemas, bergetar dan keringat dingin. Setibanya disana sayapun menangis dan memeluk ibunda dg erat. Bersyukurku masih memiliki ibunda, dan bersyukurku diberi kesehatan untuk bisa menjaga ibunda selalu.
Ade-ade Panti Asuhan Al Rifdah, dg segala keterbatasannya, mereka masih tetap ceria dan bermain, walaupun ada satu-dua anak yang tangannya di tali (dikarenakan bisa menyakiti dirinya sendiri). Tapi walaupun begitu, mereka masih bisa tersenyum ceria bersama teman-temannya.
Mereka sangat antusias dengan kedatangan saya dan ibunda. Sontak mereka langsung mengerubuti dan meminta salam dr kami, kami-punbak artis dr ibukota. Tak lupapun saya membalas salam, mengelus kepala dan peluk mereka.
Sambil menyeka air mata, dalam hati ini lirih berdoa, Yaa Allah sungguh keberkahan dapat mengelus kepala dan memeluk mereka. Ini adalah benar-benar keberkahan sendiri untuk saya dan ibunda, masih diberi kesempatan untuk bisa dekat dengan para kekasih Allah.
Akhir cerita ini adalah pelajaran bersyukur paling berharga dlm hidup saya.
Walaupun kegiatan safari panti asuhan ini hampir saya lakukan tiap bulannya. Namun di Al Rifdah ini saya benar-benar lebih dpt mengerti arti hidup dan bersyukur. Alhamdulillah ya Allah, saya masih diberi kesehatan yang sangat luar biasa ini.
Doaku untuk ade-ade di panti asuhan Al Rifdah serta ibu-ibu pengasuh di sana, semoga selalu dikuatkan dan diberikan sehat, berkah serta surga untuk mereka di yaumul akhir nanti. :"
Sent from BlackBerry® by @Lukis_Comicomic
Tidak ada komentar:
Posting Komentar