Dear sahabat,
Terang, aku bersamamu
Remang, aku mengikutimu
Gelap, aku menjagamu
Basah, dengan tawamu
Kering, dengan senyummu
Renyah..
Singkat saja..
Esok itu..
ketika semua rasa,
Ketika semua suasana,
Sudah terbagi dengan egomu
Apakah sesederhana ini kita tak satu?
Semudah ini kita lepas?
Dan selemah ini kita jauh?
Jawabnya hanya satu.. Egomu. :)
By. @prinada
Sent from BlackBerry® by @Lukis_Comicomic
Sabtu, 24 November 2012
Jumat, 16 November 2012
Melatih Syukur Itu Mudah
Ketika kita ingin bahagia, cara yang paling ampuh adalah dengan bersyukur, ya bersyukurlah kepada Allah. Namun dalam prakteknya, banyak manusia yangg susah untuk bisa bersyukur. "Syukur" adalah kata yang berasal dari bahasa Arab. Kata ini dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai: 1. Rasa terima kasih kepada Allah, dan 2. Untunglah (menyatakan lega, senang, dan sebagainya). Arti syukur di atas adalah arti dari tinjauan kebahasaan.
Berikut adalah berbagai cara kita melatih syukur. Awali dengan Sholat dan doa kita sebagai tanda syukur, contohlah Nabi Muhammad, yang sampai kakinya bengkak untuk sholat malam, padahal beliau sudah dijamin surga.
Manusia sering mengeluh apa-apa yang belum didapatkannya, kita sering lalai mensyukuri dari nikmat-nikmat yang telah ada dalam genggamannya selama ini. Bayangkan saja, seandainya saja nafas kita terhenti dalam beberapa menit (mati suri) niscaya ketika bangun kita tersadar betapa berharganya bisa bernafas
Itulah sebabnya nabi Muhammad menyuruh kita untuk melayat orang yang sudah meninggal, supaya kita lebih banyak bersyukur karena kita masih diberi kesempatan hidup. Bisa aja kan kita yang akan duluan mati? Nabi juga menyuruh kita menjenguk yg sakit, agar kita bersyukur bahwa kita sehat, bukan jd yg dijenguk
Selain melayat orang meninggal, dan menjenguk orang sakit, cara bersyukur yang lain adalah kita diminta dekat dengan anak yatim, menyantuni mereka, banyak-banyaklah pergi ke rumah yatim, panti asuhan, ajak mereka ngobrol, ajak mereka bermain, dengan begini pelan-pelan kita akan merasakan apa yang mereka rasakan. Semua ini agar rasa bersyukur kita masih diberi orang tua, merasakan disayang dan di bina orang tua. Bersyukur kita dengan berbakti bukan membangkang kepada mereka.
Tidak hanya itu, jadikanlah rumah penyandang cacat atau Sekolah Luar Biasa sebagai tujuanmu untuk berlatih syukur. Seperti halnya bersyukur dengan anak yatim, ajak mereka ngobrol dan bermain. Rasakan apa yang mereka rasakan, dengan begitu kita akan merasakan rasa syukur kita. Bersyukur kita dengan menyukuri apa-apa yang telah diberikan kelengkapan anggota tubuh, dan menjadikan manfaaf segalanya dalam tubuh kita.
Sebenarnya masih banyak sekali bagaimana cara bersyukur, yang paling simpel adalah dengan berbakti kepada orang tua kita. Jadi bersyukur itu mudah kan? Gak usah dari hal besar, cukup dari hal-hal yang kecil aja kok, yang SUDAH kita miliki,bukan yg BELUM dimiliki.
Jika kita mendapati diri kita belum bisa bersyukur,cobalah bermain ke UGD di RS,perkampungan kumuh,dan rumah2 yatim. Jika hal-hal tersebut tidak dapat sedikitpun membuat kita bersyukur, berhati-hatilah jangan-jangan hati kita sudah wafat terkubur maksiat yg begitu dalam. Jangan sampai kita diberi hati yang mati, berdoalah selalu dijauhkan itu.
Salam Budaya. Salam Bahagia.
Sent from BlackBerry® by @Lukis_Comicomic
Berikut adalah berbagai cara kita melatih syukur. Awali dengan Sholat dan doa kita sebagai tanda syukur, contohlah Nabi Muhammad, yang sampai kakinya bengkak untuk sholat malam, padahal beliau sudah dijamin surga.
Manusia sering mengeluh apa-apa yang belum didapatkannya, kita sering lalai mensyukuri dari nikmat-nikmat yang telah ada dalam genggamannya selama ini. Bayangkan saja, seandainya saja nafas kita terhenti dalam beberapa menit (mati suri) niscaya ketika bangun kita tersadar betapa berharganya bisa bernafas
Itulah sebabnya nabi Muhammad menyuruh kita untuk melayat orang yang sudah meninggal, supaya kita lebih banyak bersyukur karena kita masih diberi kesempatan hidup. Bisa aja kan kita yang akan duluan mati? Nabi juga menyuruh kita menjenguk yg sakit, agar kita bersyukur bahwa kita sehat, bukan jd yg dijenguk
Selain melayat orang meninggal, dan menjenguk orang sakit, cara bersyukur yang lain adalah kita diminta dekat dengan anak yatim, menyantuni mereka, banyak-banyaklah pergi ke rumah yatim, panti asuhan, ajak mereka ngobrol, ajak mereka bermain, dengan begini pelan-pelan kita akan merasakan apa yang mereka rasakan. Semua ini agar rasa bersyukur kita masih diberi orang tua, merasakan disayang dan di bina orang tua. Bersyukur kita dengan berbakti bukan membangkang kepada mereka.
Tidak hanya itu, jadikanlah rumah penyandang cacat atau Sekolah Luar Biasa sebagai tujuanmu untuk berlatih syukur. Seperti halnya bersyukur dengan anak yatim, ajak mereka ngobrol dan bermain. Rasakan apa yang mereka rasakan, dengan begitu kita akan merasakan rasa syukur kita. Bersyukur kita dengan menyukuri apa-apa yang telah diberikan kelengkapan anggota tubuh, dan menjadikan manfaaf segalanya dalam tubuh kita.
Sebenarnya masih banyak sekali bagaimana cara bersyukur, yang paling simpel adalah dengan berbakti kepada orang tua kita. Jadi bersyukur itu mudah kan? Gak usah dari hal besar, cukup dari hal-hal yang kecil aja kok, yang SUDAH kita miliki,bukan yg BELUM dimiliki.
Jika kita mendapati diri kita belum bisa bersyukur,cobalah bermain ke UGD di RS,perkampungan kumuh,dan rumah2 yatim. Jika hal-hal tersebut tidak dapat sedikitpun membuat kita bersyukur, berhati-hatilah jangan-jangan hati kita sudah wafat terkubur maksiat yg begitu dalam. Jangan sampai kita diberi hati yang mati, berdoalah selalu dijauhkan itu.
Salam Budaya. Salam Bahagia.
Sent from BlackBerry® by @Lukis_Comicomic
Jumat, 09 November 2012
Ilmu Bahagia
Banyak orang ingin bahagia, dan ingin dibahagiakan, tapi mereka tidak tahu bagaimana cara untuk bahagia/ dibahagiakan. Mereka hanya ingin instannya saja. Sebenarnya dalam meraih kebahagiaan itu sangatlah mudah dan simple. Untuk melakukan hal tersebut, dekatkanlah dirimu dengan Allah SWT. Kenapa bisa begitu? Ya, karena yang membuat dan menciptakan dirimu ini adalah Allah SWT, yang membuat kamu bisa bernafas dan berdiri tegap seperti sekarang ini adalah karena kebesaran Allah SWT. Subhanallah...
Dalam hidup ini, bahagia itu tidak hanya sekedar materi yang melimpah, namun kebahagiaan itu bisa banyak diartikan sebagian orang adalah bisa hidup, dan bisa bernafas. Banyak contoh di negri ini yang bisa merasakan kebahagiaan itu justru terdapat pada orang-orang yang kurang mampu dalam ekonominya. Kok bisa begitu? IYA, karena mereka ini bisa BERSYUKUR atas apa-apa saja yang mereka miliki.
Jadi kunci untuk kita bisa bahagia adalah BERSYUKUR atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita. Kenikmatan itu tidak hanya materi, namun juga nikmat kita bisa diberi sehat dan diberi nafas oleh Allah SWT. Alhamdulillah... Ketika kita dihadapkan oleh segala masalah, ketika kita dijauhi oleh teman kita dan kita merasa sendiri, ketika kita diberi sakit, ingatlah pada Allah SWT, lalu bersyukurlah atas kenikmatan-Nya yang selama ini telah di beri-Nya. Segala sesuatu yang terjadi dalam permasalahan hidup ini, kembalikanlah pada Allah SWT, bukankah segala permasalahan dalam hidup kita ini juga termasuk rencana Allah SWT? Rencana Allah SWT agar kita bisa instropeksi diri.
Oleh karena itu, jadilah orang-orang yang banyak bersyukur, agar kita bisa Bahagia dunia akhirat. Nikmati segala unsur yang diberikan oleh Allah SWT, termasuk juga seperti sakit ataupun musibah yang kita alami. Semua unsur tersebut dalam hidup kita ini adalah berkah, dan nikmati segala halnya. Pun kalau kita bisa memanage semua itu dengan BERSYUKUR.
Salam Bahagia. :)
Diposting oleh: Prinada Nusa Aji
Untuk ngobrol bs via twitter @prinada
Dalam hidup ini, bahagia itu tidak hanya sekedar materi yang melimpah, namun kebahagiaan itu bisa banyak diartikan sebagian orang adalah bisa hidup, dan bisa bernafas. Banyak contoh di negri ini yang bisa merasakan kebahagiaan itu justru terdapat pada orang-orang yang kurang mampu dalam ekonominya. Kok bisa begitu? IYA, karena mereka ini bisa BERSYUKUR atas apa-apa saja yang mereka miliki.
Jadi kunci untuk kita bisa bahagia adalah BERSYUKUR atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita. Kenikmatan itu tidak hanya materi, namun juga nikmat kita bisa diberi sehat dan diberi nafas oleh Allah SWT. Alhamdulillah... Ketika kita dihadapkan oleh segala masalah, ketika kita dijauhi oleh teman kita dan kita merasa sendiri, ketika kita diberi sakit, ingatlah pada Allah SWT, lalu bersyukurlah atas kenikmatan-Nya yang selama ini telah di beri-Nya. Segala sesuatu yang terjadi dalam permasalahan hidup ini, kembalikanlah pada Allah SWT, bukankah segala permasalahan dalam hidup kita ini juga termasuk rencana Allah SWT? Rencana Allah SWT agar kita bisa instropeksi diri.
Oleh karena itu, jadilah orang-orang yang banyak bersyukur, agar kita bisa Bahagia dunia akhirat. Nikmati segala unsur yang diberikan oleh Allah SWT, termasuk juga seperti sakit ataupun musibah yang kita alami. Semua unsur tersebut dalam hidup kita ini adalah berkah, dan nikmati segala halnya. Pun kalau kita bisa memanage semua itu dengan BERSYUKUR.
Salam Bahagia. :)
Diposting oleh: Prinada Nusa Aji
Untuk ngobrol bs via twitter @prinada
Kamis, 08 November 2012
Jodohku Masih di Upgrade Allah
Menjelaskan dari awal, bahwa cerita dibawah ini sedikit curhat, namun percayalah, sharing cerita ini dan renungkan, ini adalah perjalanan hidup sy untk menemukan hikmah dr segala apa yg sy alami.
Hampir 4 tahun ini saya sendiri tanpa ada seorg pendamping. Kalau kata org jaman sekarang atau tradisi Yahudi itu pacaran. Hmmm.. Dan tidak bisa dipungkiri dalam kurun 4 tahun ini saya jg bertemu dg wanita-wanita yg memang pernah dekat dengan saya. Dengan berbagai sifat, watak dan sikap yang berbeda. Dalam perjalanannya, ada 2 wanita yang begitu membuat saya takjub dengan segala tingkah laku serta sifatnya. Begitu sholihah, begitu baik dan begitu sopan menurut saya. dari du wanita ini, saya lebih melilih yang paling sholihah dari ke-2 nya.. Dilihat dari mata-nya, sangat mempunyai semangat untuk saling menguatkan, dan ini pilihanku!! hehehe.
Sempat saya pernah mengutarakan sayang pada dia, dan ingin serius menjalani hubungan dengannya. Namun ternyata dalam perjalanannya ada banyak beberapa pertimbangan dari dia ataupun dari saya yang belum bisa dipersatukan. Pertimbangan dr dia hanya dia yang paling tau. Pertimbangan dari saya yg paling kuat adalah tentang komitmen dan prinsip sy tentang masa lalu'ny yang masih belum bisa dilupakannya. Ya, saya pun paham dengan ini, karna tidak cepat untuk bisa melupakan mantan. :" Namun ini adl sebuah komit & prinsip utama dlm diri sy dlm menjalani hubungan, Masa Lalu adl masa lalu, bukan u/ dikenang atau di sesali.
Selain itu dulu ada sedikit pertimbangan lain dari saya yaitu masalah kemapanan. Yaa ini adlh alasan paling-paling-paaliing bodoh yg pernah sy ambil. Pikiran bawah sadar sy dulu masih terdoktrin bahwa kemapanan adl kunci dari menikah, mapan dl baru nikah, namun alhamdulillah skrg sdh mulai normal.. Hehe.
Banyak hikmah sy petik dr ini semua setelah beberapa lama kami tdk ada komunikasi dan tanpa adany pertemuan lagi, hikmah utama adalah sayapun lebih banyak mencintai Allah, Sedekah dan selalu mencari keberkahan. Segalanya itu secara tidak langsung bukan berkat dia, namun berkat perjalanan yang tiba-tiba tanpa ada'ny komunikasi yg terbentuk lagi dg dia, disitu saya menemukan standar cinta kasih.
Yaa, saya butuh wanita sholihah, yang saling mguatkan dan menyemangati, serta yang saling membimbingku di jalan Surga'ny Allah, syukur-syukur berhijab, patuh dengan saya, baik dan menjaga anak-anak saya, beserta menjaga orang tua kami, serta tidak mengejar karir semata. Cantik adl bonus, kaya adl free voucher. :)
Namun entahlah dengan apa yang di rahasiakan Allah pada saya. Yang pasti, Allah masih mengutak-atik dan meng-upgrade Jodohku agar benar-benar bisa menjadikan jodohku sebagai ibu yang sholehah untuk anak-anakku serta menjadikan kami keluarga yang sakinah, mawadah warohmah.. Karena segalanya ini masih saya perjuangkan dengan selalu Riyadhoh memperbaiki diri menjadi lebih baik setiap harinya, agar kelak sayapun menjadi Imam & Ayah yang sholeh.. Aamiin..
Salam Bahagia
@prinada
Sent from BlackBerry® by @Lukis_Comicomic
Langganan:
Postingan (Atom)